Rabu, 15 April 2015

Kowarechatta

Bismillahirrakhmanirrakhim...

Definitely tema kali ini adalah kowarechatta. Kamu tau nggak maksud kowarechatta? Yah,kowarechatta itu bahasa isyaratnya adalah krak-krak-krak pechah berkeping-keping.

Sakjane aku nggak terlalu mengerti sebenarnya alasan kowarechatta. Alasannya sih simple, belum confess juga, sih. Dengan kata lain benar atau tidak juga belum tau karena kita tidak tahu rencana esok hari~ *malah nyanyi* Ini juga sih sebenarnya salahnya. Berusaha dan memaksa ingin mengetahui sesuatu yang harusnya belum boleh diketahui itu ternyata memang seharusnya tidak dilakukan. Kalau maksa ya resikonya cuma 2, nangis.. atau.... nangis juga....


yah, bener... isinya cuma bikin nangis!


Sesuatu yang berhubungan dengan perasaan itu ternyata pada akhirnya berakhir dengan menyedihkan, ya..

Ya, harusnya dari awal nggak usah menyadari saja, kalo ternyata pada akhirnya akan sesedih ini. Coba saja dirunut, ketika sadar, dan kemudian karena memaksakan, kejadian-kejadian seperti ingin tahu itu, ingin tahu ini, memaksakan sebuah percakapan, memaksakan sebuah keinginan, tiba-tiba menjadi konyol. Parahnya apa yang ada dalam pikiran menjadi buyar.


Menyita sekali, kan..

Apalagi setelah memaksa untuk mengetahui dan ternyata bertemu dengan sebuah kesimpulan bahwa ternyata no respon, no signal, no life itu......





lebih sakit!
dan termometer pun pecah..

onegai, kamu pergi aja dari pikiranku..
saya lelah dan capek..
sayonara..

2010-2015!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aikotoba~