Bismillahirrakhmanirrakhim...
Ini sebenarnya postingan rada geje juga. Tetapi, yah, paling tidak ada gambaran lah. Akio sendiri sebenarnya tidak mau mempermasalahkan soal agama apalagi sesuatu yang disebut dengan 'Dakwah'. Sesuatu yang sangat waw, kan? Rasakan saja, pasti waw :D
Di sebuah forum, tiba2 ada seorang anggota forum yang menulis sesuatu, ya itu tadi, terkait dengan dakwah. Ahhh klise banget kok. Bukan bermaksud berkomentar yang buruk sih. Tapi, nek menurutku, kalo enggak bisa memberikan teladan yang baik, mbok ya jangan suka ngomong yang berat2 gitu. Apalagi nyinggung-nyinggung tentang dakwah. Heiiii ~ dakwah itu berarti nyangkutnya ke Tuhan boii ~ jangan seenaknya ngomong.
Nah, biar gak pada bingung, beginilah percakapannya. Tapi, geje-nya adalah yang komen dan njawab dari respon komen akio adalah orang lain. Tuh kan, geje banget kan XD
Orang geje sedunia: sikap seorang Da'i bukan lah sebagai penge-cap, tapi tugas seorang da'i itu adalah sebagai menyampaikan saja. dalam Tafsir yang sempat disampaikan oleh Rashid Ridho bahwasanya seorang da'i yang mendakwahkan dakwah lewat tabligh dan mad'unya belum paham dengan apa yang disampaikannya berarti da'i tersebut belum menyampaikan dakwah tersebut.
Akio : Mosok gur menyampaikan?
Orang lain: Ini kan konteksnya adalah kewajiban menyampaikan dan larangan untuk mengecap. Tapi eniwe memang kewajiban seorang dai memang menyampaikan. Hanya saja menyampaikan punya jenisnya masing-masing.
Akio : Tapi mosok cuma menyampaikan sih, nek gitu semua orang bisa jadi dai dong? padahal kan jadi dai itu tidak mudah lo pak. Soalnya dia bawa2 nama alquran..hadis..Alloh gitu..kalo salah kan berabe..mau bilang ke jepang eh dibawa ke surabaya..ya gak bisa no..
Orang lain: Baiklah, kalau begitu menurut Akio Da'i itu tugasnya apa? Mungkin an bisa berubah pikiran.
Akio : Menyampaikan, mengajarkan, memberi teladan.
Orang lain: Nah, jika begitu sebenarnya kita tidak berbeda, menyampaikan itu ada jenis-jenisnya sendiri, menyampaikan dengan lisan (memberi nasihat, mengarahkan), menyampaikan dengan perbuatan (teladan),menyampaikan dengan lisan dan perbuatan (mengajarkan, dsb), dan yang tidak kalah penting: mendoakan. begitu. :)
Mbak lain: Mgkn lbh diprjelas saja mnyampaikn itu apa saja.. klo cuman mnyampaikn thok, jls pnafsirn org bnyak ya spti apa yg ditafsirkn akio. gt sih..
Gimana menurutmu? :D
Salam Mie Ayam :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar