biarpun rusak
biarpun hancur
aku pasti kan bangkit lagi
karena ku cyborg yang baik
tak akan kalah tak akan kabur
pasti takkan menyerah
karena akulah cyborg berhati baja
namun begitu terkadang
aku merindukan masa lalu
kehidupan kucing yang penuh kebebasan
merenung dan berkhayal
hidup dengan santainya
masa itu
tetapi demi menjaga
kakek dan nenek
juga melindungi teman-temanku
akan kutebarkan meriam kebenaran
nyanyiannya cyborg kurochan benar-benar menusuk lho..makjlep-makjlep..
coba akio juga punya jiwa yang baik kayak cyborg kurochan..
tak kenal menyerah gitu..hah belum maju aja udah degdegan gitu mana bisa langsung perang, jangan-jangan belum perang udah pingsan duluan..
aduuuuhhh sifat yang jelek memang..*jangan ditiru saudara-saudara..*
kalah banget sama kurochan yang tiap ada apa-apa langsung siap dan tanggap. trus pas ada musuh yang datang, yang segede bangunan, yang sekuat bartholomeuz kuma pun dilawan..ah padahal juga belum tentu menang. tapi karena semangat untuk melindungi dan menang begitu besar daripada semangat untuk kalah dan menyerah, akhirnya ya separah apapun, sesakit apapun, pikiran tetap berputar untuk menemukan jalan menang. yah kayak niatannya luffy pas mau nyelametin ace..(hu hu bikin nangis ajaT_T)
beda banget ya dengan kita (hah, kita?). kita (hah? kita lagi?) kalo udah merasa bahwa kalah, kurang kompeten dengan apa yang ada didepan kita, pasti langsung minder dulu. jujur, pasti setiap orang kayak gitu walaupun naruto sekalipun. perasaan takut itu pasti ada karena asumsi terhadap kemampuan kita itu. padahal belum tentu kita nggak mampu. karena kemampuan seseorang setiap detik akan terus bertambah walaupun hanya sebiji beras. kenapa akio bilang begitu, karena kita terus berjalan dari detik ke detik. setiap detik perjalanan kita pasti ada sesuatu yang nantinya akan menjadi apa yang disebut sebagai masa lalu atau dalam bahasa kerennya adalah masa lalu. jadi sebenarnya kita tuh nggak bisa mengukur dengan jelas kemampuan kita. makanya kan terkadang ketika kita merasa nggak mampu tetapi nekad dan ternyata hasilnya bagus jangan sampai bilang, “ah itu kebetulan” atau “wah, beruntung banget aku” karena siapa tau memang itu adalah kemampuan kita.
terus ketika kita (woooeee kita terus?) menyerah ditengah jalan atau menyerah sebelum berjuang atau bahkan mengalami disorder eh disorientasi (bahasa keren terus niii), itu artinya kita kalah. berarti mimpi yang ingin kita ukir dalam buku sejarah kita lemah. akibatnya adalah semangat untuk mengukir mimpi itu juga lemah. artinya gampang goyah bahkan terhapus gara-gara masalah sepele. beda banget dengan kurochan yang dengan tegas memaparkan bahwa menolong kakek nenek dan teman-teman. jelas banget kan?
***untuk akio yang bodoh
Gimana denganmu yoo? berarti mimpi yang kautulis di buku historyplanningmu belum kuat yoo? pake tinta apa sih yoo?
back to kurochan,
jadi bagaimana dengan rencang-rencang sedoyo? merasa kalahkah sama kucing yang baik bernama kurochan itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar