Selasa, 15 Oktober 2013

Benkyoushimasu Nee~

Bismillahirrakhmanirrakhim...

Akio desu ~ 
Long time no see, kalo kata Sabil, akio sudah banyak berjualan waktu sehingga ketemu orang atau nulis aja udah abis waktu. Nah, akio jelasin dulu 'long time no see'nya. Awalnya dari Sabil, tapi kata sabil, ungkapan tersebut berasal dari Adiluhung. Dia mengatakan bahwa dalam bidang studinya, long = jual dan short = beli. Jadi kalo diutak-atik ngawur:

long time no see = jualan waktu sampe nggak ketemu
short message service = layanan pembelian pesan



Akio ternyata sudah banyak sekali berjualan ya haha XD

Oya, sekarang sudah bulan Oktober. Hayai nee ~
Etoo terimakasih sama Alloh deh, sudah diberi kehidupan sampai bulan ini dan bulan esok dan esoknya lagi. Hmm..akio juga sudah belajar baaaaanyak sekali. Sama orang yang juga baaaanyaaak sekali. Mungkin memang harus dibenahi kata 'belajar'nya ya. Kayak misalnya gini, dulu akio pikir yang namanya belajar itu ya belajar untuk ujian, belajar untuk dapat sesuatu yang bagus dan baik. Tapi lebih ke hasilnya. Adek juga kayaknya punya pemahaman yang sama tentang belajar. Kalo akio lihat sih, menurutnya yang namanya belajar itu ya pegang buku. Kalo tidak pegang buku berarti bukan belajar. Aaa~ adekku XD

Juga ketika belajar sama dek zaqwa. Zaqwa itu juga mungkin berpikiran kalau belajar itu ya pegang buku, membaca dan mengerjakan soal. Karena itu, kalau dia sudah lelah atau soalnya susah, dia pasti malas, murung sambil bilang, "udah"/"nggak mau yang itu", dll semacamnyalah.

Kayaknya akio dulu pernah bilang kalau ngomong itu sangat mudah, bahkan saaaaaaangat mudah. Tetapi, pada akhirnya kalau sudah mengalami sendiri pasti akan beda. Pilihannya cuma 2, lakukan sesuai dengan omongan, atau mundur dan menyerah. Kalo kata ibuk dulu, untuk kasus seperti ini ibarat dalam medan perang. Mau membunuh duluan atau mau dibunuh duluan. Semua cuma masalah waktu, sih. Etoo, pernah kan waktu itu dek putri pas ngerjain soal takut salahlah, takut nanti caranya beda, takut nggak bisa, takut yang lain. Pas kayak gitu, akio pasti bilang, "ayo dek, dicoba dulu. Nanti kalau salah nggakpapa." Sakjane akio juga salah. Harusnya tidak boleh keluar kata, "nanti kalau salah nggakpapa." Sumpah! Kata-kata itu membunuh sekali. Rasa hati-hati dan khawatir langsung menjadi besar. Akhirnya ya nggak jadi nyoba. Biasanya begitu. Sama juga pas akio daftar monbu. Bener-bener takut dan khawatir tingkat dewa karena Proffesor juga bilang kalau akan sangat sulit apalagi dengan bahasa inggris yang pas-pasan. Akhirnya, jadilah monster takut itu menjadi besar. Apa dikit jadi takut. Imbasnya juga besar lo masalahnya. 

Sekarang akio jadi belajar banyak. Baaaaanyaak sekali. Dari hal yang menurut akio sangat kecil, sangat jarang akio lakukan, sangat luar biasa. Hahaha. Belajarnya juga enggak dari satu orang, tapi juga dari baaaaanyak orang. Apalagi akio punya banyak teman yang saaangat super keren. Juga adek-adek yang suupeer pintar. Aaa~ sungguh beruntung ya akio :DD 

Ano nee, Alloh arigatou. Kanshasuru deshou. Mungkin Alloh menyayangi akio dengan mengirim teman-teman yang baik. Sungguh 110% teman akio semuanya baik dan keren, dan mau nggak mau akio juga harus jadi baik dan keren dong XD

Ano nee, ada teman akio yang sangat suka--atau mungkin memang sudah jadi kebiasaan ya-- share nya luar biasa. Dia suka sekali beli sesuatu, banyak, nanti dimakan bersama. Suatu kali, tiba-tiba ngajak makan, dibayarin. Suka kasih ini dan itu. Nah, akio? Eto, akio bukan orang yang seperti itu. Bukan pelit juga, tapi akio dulu (dan sekarang mungkin) sangat susah kalau mengeluarkan uang hanya untuk bersenang-senang dan bukan sesuatu yang penting. Beda sekali dengan teman akio. Tapi akio jadi mulai berpikir. Bukankah seperti itu juga termasuk hal yang baik dan berpahala ya? Kan? Ano saa, itu bukan berarti teman yang baik itu yang bisa dengan gampang keluar uang ya. Hanya saja. Hanya saja, akio pikir tidak masalah ketika kita sedang ada rejeki terus kita berbagi kesenangan karena rejeki itu ke teman-teman yang lain. Walaupun sebenarnya cara berbagi rejeki atas kesenangan yang didapat tidak melulu harus mengeluarkan uang. Akio pikir dengan bercerita kalau kita dapat ini, bisa itu, dan semacamnya ke teman yang lain, setidaknya teman juga akan senang karena kita sudah bercerita. Nee?

Ee..anoo...ini tulisan kok jadi kemana-mana ya XD
Yasudahlah, karena sudah siang mari kita akhiri~
Owarinasai~

2 komentar:

Fahmi Basyaiban mengatakan...

gw termasuk keren juga donk.. makasih.. ;p

Lia Wibyaninggar mengatakan...

Gw juga dong berarti. Aaaa... Akio, hisashiburi desu ne. :p

Posting Komentar

Aikotoba~