Rabu, 12 September 2012

Hubungan Antara Hati dan Mulut

Bismillahirrakhmanirrakhim..

WAaaaaaaaaa...ada apa ini..._|~|O
Tadi mau nulis beberapa hal tapi ternyata malah enggak jadi. Padahal udah niat tadi pengen cerita adek yang nemenin akio pulang dari jalan jambon tadi. Adek kecil yang baik, terimakasih yaaa :DDD

Masih sebal karena  tadi udah mau ditulis tapi malah akhirnya mentok. Jadi males nulis nih. Oya, Beberapa hari ini permasalahan motor menjadi topik yang hangat dan sering dibicarakan. Sebenarnya memang sudah sejak dulu masalah motor ini menjadi trending topic. Cuma memang karena biasa, jadinya ya biasa  aja.

Masalah hati itu memang susah untuk dimengerti ya. Masalah mulut juga. Hahaha hati dan mulut itu sebenarnya satu lho, bedanya ya kalo mulut itu kan bisa ngomong dan didengarkan sama orang, tapi kalo hati ngomongnya enggak bisa didenger orang. Dua-duanya bahaya sih memang. Semacam sepele tapi biasa banget dilakukan, tapi ya gede juga dosanya.

Entahlah, memang susah kalo sudah masuk pada area hati. Selalu saja mengundang banyak keingin tahuan, saling membicarakan dan akhirnya menjadi omongan, Ya trending topik itu tadi. Akio sebenarnya enggak terlalu suka membicarakan hal-hal kayak gitu. Tapi ya, itu tadi. Hati.....Hati itu selalu membuat orang yang terlihat baik dan alim sekalipiun menjadi jahatnya minta ampun. Benar-benar sangat diluar dugaan kalo seseorang sudah terkena hati yang terikat. *akio ngomong apaan sih....*

Haha...pasti pada enggak mudeng akio ngomong apaan. Jelas, kebanyakan orang bilang kalo akio itu sukanya ngomongnya enggak padat, singkat, dan jelas. Hahahaha tenang gaa~n, setiap orang punya karakter bicara masing-masing. KArena menurut akio ini enggak jelek, ya biasa aja. Enggak usah dikurangin atau ditambahin.

Intinya sih, akio masih bingung bagaimana cara menjaga hati agar tetap biasa aja dengan lingkungan yang sukanya membuat hati menjadi ingin tahu sikap orang lain. Haha dalam artian ngomongin orang lain. Sebenarnya sih, biasa aja ya. Maksudnya ya kalo orang mau ngomongin orang lain dan akio enggak suka ya harusnya akio ngapain ikut-ikutan ngurus. Harusnya memang begitu sih. Tapi ya itu tadi. Masalahnya hati dan mulut itu punya ikatan yang kuat gaaan. Apalagi rasa ingin tahu akio bener-bener cukup besar. Yah,lumayan lah. JAdinya ya jadi pengen tahu. PEngen denger cerita lebih lanjut. Terus bilang, "hooo", "waaaah, "hmmm..", "eh baru tahu aku" dan teman-temannya. Nah, itu yang jadi masalah brooooo~

Gimana caranyaaaaaaaaaaaaa? gimana biar akio enggak usah terlibat pada hal-hal yang kayak gituuu~
Bagaimana caranyaaaa? Beritahu akio doong~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aikotoba~